3 Cara Mengaktifkan Shopee PayLater Yang Dinonaktifkan



Ada banyak alasan Shopee menonaktifkan layanan PayLater pada akun penggunanya, umumnya dilakukan karena telah dianggap melanggar peraturan yang sudah ditetapkan oleh Shopee. Bagaimana cara mengaktifkan Shopee PayLater yang dinonaktifkan ini agar bisa digunakan lagi untuk bertransaksi?

Pemilik akun harus mengetahui kenapa fitur PayLater miliknya dinonaktifkan karena dengan begitu bisa dilakukan langkah yang diperlukan agar bisa mengaktifkannya kembali. 

Alasan paling umum adalah terjadi keterlambatan atau adanya tunggakan pembayaran cicilan, jadi harus dilunasi dulu sebelum meminta diaktifkan kembali.

Masih ada banyak alasan lain yang bisa membuat PayLater tidak aktif dan semuanya ada solusinya. Nah Sobat Quena, berikut ini akan dibahas cara mengaktifkan lagi PayLater yang dinonaktifkan beserta informasi alasan yang menjadi penyebabnya. Simaklah pembahasannya di bawah ini:

Cara Mengaktifkan Kembali PayLater Yang Dinonaktifkan

Langkah paling tepat untuk meminta agar fitur PayLater bisa diaktifkan kembali adalah dengan menghubungi pihak Shopee secara langsung karena Shopee yang melakukan tindakan tersebut. 

Sekalian juga ditanyakan dengan jelas penyebab diambilnya tindakan tersebut agar tidak terulang lagi atau bisa dihindari.

1. Chat dengan Customer Service Shopee

Layanan chat dengan CS sangat membantu agar pemilik akun mengetahui kesalahan atau alasan dinonaktifkannya fitur PayLater miliknya. Pilihlah menu “Live with Agent” (bicara langsung) agar lebih mudah membahasnya. Ikutilah langkahnya seperti ini:

  • Login ke akun Shopee dan pilih menu “Saya.”
  • Geser layar ke bawah dan pilih opsi “Chat dengan Shopee.”
  • Lanjutkan dengan menekan “Live with Agent” agar tidak tersambung dengan komputer.
  • Setelah terhubung diskusikanlah dengan CS mengenai penonaktifkan fitu PayLater.
  • CS akan memberitahukan alasan diberlakukannya tindakan tersebut, temukan solusi agar bisa segera aktif kembali.
  • Jika pelanggaran yang dilakukan tidak berat, biasanya Shopee akan segera mengaktifkannya lagi.

2. Kirimkan Email Resmi ke Shopee

Cara mengaktifkan Shopee PayLater yang dinonaktifkan berikutnya adalah dengan membuat surat resmi melalui email ke pihak Shopee untuk meminta segera diaktifkan kembali. Khususnya jika melalui chat ternyata tidak membuahkan hasil walaupun penyebabnya telah ditemukan solusinya. Buatlah email-nya seperti ini:

  • Alamat email Shopee yang dituju adalah support@shopee.co.id.
  • Subyek emailnya adalah “Shopee PayLater Nonaktif” agar pokok bahasannya jelas.
  • Tuliskan isi email dengan data pribadi, data akun Shopee dan info PayLater-nya.
  • Lampirkan dengan foto atau hasil screenshot bukti PayLater tidak aktif.
  • Setelah dikirim, tunggulah sampai Shopee memberikan tanggapan atas email tersebut.

3. Masuk ke Website Shopee

Cara terakhir yang bisa dilakukan adalah dengan masuk ke website Shopee untuk meminta pengaktifan kembali fitur PayLater-nya. Nanti pemilik akun diminta mengisi formulir dan melengkapinya dengan data agar bisa dipertimbangkan dan biasanya Shopee akan segera memberi tanggapan. Lakukanlah langkah berikut:

  • Masuklah ke website Shopee di https://help.Shopee.co.id/s/contactusform.
  • Lanjutkan dengan mengisi formulir yang ditampilkan hingga lengkap.
  • Sertakan bukti foto atau screenshot fitur PayLater yang nonaktif.
  • Tuliskan juga permintaan pengaktifan kembali PayLater-nya.
  • Kirimkan dan tunggulah tanggapan dari pihak Shopee.

Alasan PayLater Dinonaktifkan

Ada banyak alasan yang menjadi dasar bagi Shopee untuk menonaktifkan fitur PayLater karena Shopee memiliki pedoman peraturan yang jelas untuk menghindari pelanggaran terjadi. 

Panduan lengkapnya bisa dilihat di website Shopee tapi alasan paling umum adalah yang dibahas di bawah ini:

1. Masalah Dengan Pembayaran PayLater

Hal ini terkait dengan adanya tunggakan atau keterlambatan pembayaran cicilan melewati jatuh tempo yang disepakati. Ingatlah bahwa besaran denda akan terus bertambah jika cicilan ini tidak segera dilunasi dan jumlahnya bisa membengkak tidak terkendali. Sanksinya adalah:

  • Denda 0,5 persen dari total tagihan yang terus bertambah hingga dilunasi.
  • Akun Shopee akan dibekukan sampai semuanya lunas.
  • Dilakukan penagihan lapangan (field collecting).
  • Pelaporan ke SLIK OJK dengan resiko kena blacklist.

2. Ada Masalah Keamanan

Biasanya Shopee akan menampilkan notifikasi saat membuka akun misalnya:”Maaf SPayLater kamu dikunci karena masalah keamanan.” Jika hal ini terjadi berarti pemilik akun harus melakukan verifikasi ulang identitas dirinya dan langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Masuk ke aplikasi Shopee lalu pilih menu “Saya” lalu ke “SPayLater.”
  • Saat notifikasi tadi muncul segera klik pada tulisan “Silahkan klik di sini untuk membuka.”
  • Nanti pemilik akun akan menerima kode OTP, masukkan kode tersebut.
  • Lakukan foto ulang kartu identitas dengan jelas, lalu periksa ulang informasi data diri yang tercantum.
  • Lanjutkan dengan “Verifikasi Wajah” di tempat terang agar terlihat jelas dan ikuti gerakan wajah yang diminta. Selesai.
  • Tunggulah Shopee melakukan validasi dalam 24 jam dan setelah selesai verifikasi Shopee akan mengaktifkan kembali SPayLater-nya.

3. Memiliki Beberapa Akun Shopee di Perangkat Yang Sama

Jika pemilik akun ternyata memiliki lebih dari satu akun Shopee di perangkat yang sama dan menggunakannya bergantian, Shopee akan menganggapnya pelanggaran dan akan diawasi dulu. 

Jika terjadi transaksi mencurigakan atau yang dianggap tidak wajar, maka PayLater akan dinonaktifkan.

4. Melakukan Login Akun di Banyak Perangkat

Melakukan login berulang di perangkat berbeda sebelum logout juga akan dianggap tindakan mencurigakan oleh Shopee. Karena Shopee ingin melindungi data sensitif yang rawan disalahgunakan seperti koin Shopee, saldo ShopeePay khususnya limit kredit SPayLater. Jadi demi keamanan SPayLater akan dinonaktifkan.

5. Kecurigaan Pencurian Saldo Limit SPayLater

Pada dasarnya limit SPayLater tidak bisa diuangkan tapi rentan disalahgunakan oleh orang yang mengetahui data login akun tersebut atau peretas yang mengulik username dan password. Misalnya dengan melakukan transaksi pembelanjaan yang kemudian harus dibayar oleh pemilik akun. Ciri pencurian adalah:

  • PIN yang salah berkali-kali.
  • Pembelian beberapa barang dengan metode pembayaran SPayLater di waktu yang sama.
  • Permintaan penambahan limit yang tinggi.

Demikianlah Sobat Quena, penjelasan tentang cara mengaktifkan Shopee PayLater yang dinonaktifkan agar bisa berfungsi kembali. Perhatikanlah alasan Shopee mengambil tindakan ini agar tidak terulang lagi, jaga keamanan akun dan pertahankan kredibilitas pembayaran agar SPayLater tetap aktif.


0 Comments

Posting Komentar