Cara Take Over Pinjaman Bank BRI Dijamin Berhasil



Ada banyak alasan kenapa pinjaman ingin dialihkan dan keinginan tersebut bisa dilakukan. Cara take over pinjaman bank BRI ke institusi lain juga tidak rumit dilakukan asalkan semua persyaratan dan langkah prosesnya dipenuhi dengan baik.

Take over atau disingkat TO tidak sama dengan sistem restrukturisasi pinjaman karena TO berarti memindahkan pinjaman antar institusi, misalnya BRI ke Bank Mandiri atau lainnya. Banyak hal yang harus diperhatikan untuk melakukan proses TO seperti yang dijelaskan dalam pembahasan di bawah ini:

Definisi dan Pertimbangan Take Over

Berkaitan dengan pinjaman bank, jika mengalami kesulitan pembayaran atau merasa bunga terlalu tinggi maka ada dua alternatif untuk mengatasinya. Yang pertama adalah restrukturisasi yang mengubah jangka waktu pelunasan dengan memperpanjang masa cicilan tapi biasanya besaran bunganya tetap sama.

Cara lain adalah Take Over atau TO yang kerap disebut pengambil-alihan dari satu institusi ke institusi lainnya. Dalam kasus ini adalah pinjaman BRI dialihkan ke institusi lain. Pertimbangan yang harus dipikirkan adalah sebagai berikut:

  • Besaran bunga yang ditawarkan harus lebih rendah dari bunga yang berjalan saat ini.
  • Nominal pinjaman harus bisa minimum sama dengan sisa pinjaman BRI yang akan dialihkan. Jika mungkin bisa lebih besar agar ada kelebihan dana segarnya.
  • Proses TO-nya tidak rumit.
  • Jika debitur selama ini lancar membayar di BRI, coba ajukan top-up, jika tidak bisa atau bunganya dianggap tinggi barulah pertimbangkan TO.
  • Perhatikan persyaratan TO yang diajukan dengan teliti.

Cara Take Over

Untuk melaksanakan proses take over ada beberapa langkah yang harus dijalani dan semuanya membutuhkan perhatian dan pertimbangan debitur. Khususnya karena setiap institusi memiliki kebijakan dan peraturan yang berbeda yang harus disesuaikan. Ikuti pembahasannya seperti berikut:

1. Pastikan Nominal Sisa Pinjaman dan Pelunasannya

Debitur harus memastikan nominal sisa pinjaman yang ingin dialihkan dan nominal total pelunasannya. Karena ini akan menentukan berapa besar nominal pinjaman yang dibuat di institusi baru nantinya. Nominal pelunasan bisa dihitung persis sisa pinjaman atau ada tambahan karena mempercepat pelunasan.

2. Pilih Institusi dan Periksa Penawarannya

Dari berbagai institusi yang menawarkan Take Over pilihlah yang bisa dipertanggungjawabkan kredibilitasnya dan pelajarilah penawaran yang diberikan pada debitur. Yaitu bunga atas pinjaman, jangka waktu pelunasan dan nominal cicilan setiap bulan. Hitunglah dengan seksama agar tidak salah memilih institusi.

3. Siapkan Dokumen Take Over

Cara take over pinjaman bank BRI akan membutuhkan dua macam dokumen sebagai persyaratan take over. Yaitu dokumen identitas pribadi seperti KTP, KK, NPWP dan fotokopi bukti kepemilikan jaminan. Mungkin juga harus dilengkapi dengan SIUP atau Surat Ijin Praktek atau bukti penghasilan.

Kemudian juga dokumen yang terkait dengan pinjaman yang dijalankan selama ini di Bank BRI. Misalnya surat perjanjian kredit dan bukti pembayaran cicilan selama ini karena institusi baru tentu ingin melihat kemampuan Debitur dalam melakukan pembayaran.

4. Datang Langsung ke Institusi yang Dipilih

Jika sudah melakukan tiga langkah di atas datang saja langsung ke institusi tersebut sehingga bisa melakukan diskusi langsung. Seperti memeriksa kelengkapan persyaratan yang dibawa, mendiskusikan nominal yang akan dialihkan dan nominal baru yang ditawarkan dengan detail bunga dan cicilan.

5. Tunggu Proses Verifikasi

Institusi yang akan mengambil alih pinjaman BRI milik debitur harus melakukan verifikasi ulang atas kelengkapan identitas diri dan dokumen terkait pinjaman BRI. Kemudian menghitung nilai jaminan saat ini dan kelayakan debitur membayar. Jika semua memenuhi syarat baru dilakukan take over.

6. Lakukan Proses Perjanjian Kredit Baru

Jika institusi baru setuju untuk melakukan take over dari BRI maka debitur harus membuat kesepakatan perjanjian kredit baru. Sekali lagi teliti semua ketentuannya khususnya bunga yang dikenakan, nominal pinjaman yang diberikan, jatuh tempo cicilan dan jumlah cicilan per bulan.

7. Bayarkan Uang Muka yang Diminta

Umumnya institusi akan meminta adanya pembayaran uang muka untuk pinjaman yang akan diberikan. Besarannya bisa berbeda antara 10-30 persen tergantung ketentuan institusi tersebut. Setelah uang muka selesai dibayarkan maka dana pinjaman akan ditransfer ke rekening sesuai perjanjian.

Alasan Ingin Melakukan Take Over

Ada berbagai alasan mengapa sebuah pinjaman yang sedang berjalan di suatu institusi, atau dalam hal ini Bank BRI, ingin dialihkan ke institusi lain. Institusi ini bisa berbentuk Bank lain atau perusahaan penyedia pinjaman. Simaklah penjelasannya seperti berikut:

1. Mendapatkan Bunga Lebih Rendah

Biasanya ini merupakan alasan utama debitur memilih tindakan TO karena walaupun secara angka barangkali tidak berbeda jauh. Misalnya dari 1 persen menjadi 0,8 persen mungkin tidak terlihat besar. Tapi setelah dihitung dengan sisa pinjaman yang akan dialihkan perbedaannya cukup lumayan.

2. Menerima Tambahan Jangka Waktu

Saat melakukan TO, debitur harus melakukan proses kredit sejak awal lagi di tempat baru sehingga perhitungan bunga, jangka waktu dan nominal cicilan akan dibuat ulang. Ini bisa membantu memberikan tambahan jangka waktu pelunasan agar tidak memberatkan saat melakukan pembayaran.

3. Mengatur Nominal Angsuran Lebih Ringan

Dengan pengenaan bunga yang lebih rendah dan jangka waktu cicilan yang lebih panjang, nominal angsuran yang harus dibayar setiap bulan juga lebih ringan. Jadi debitur bisa lebih menyesuaikan dengan kemampuannya membayar yang tidak memberatkan dan menghindari terjadinya gagal bayar.

4. Memperoleh Tambahan Dana

Institusi baru yang mengambil alih pinjaman akan melakukan proses penilaian ulang mulai dari awal dan ada kemungkinan standar penilaiannya berbeda. Jika taksiran nilai baru lebih tinggi dari nominal pinjaman yang diambil-alih maka selisihnya bisa menjadi tambahan dana segar untuk debitur.

Sobat Quena kini telah mengetahui persyaratan, alasan dan cara take over pinjaman bank BRI jika ingin melakukannya. Penting untuk teliti sejak awal agar tidak salah dan menyesal memilih institusi baru yang barangkali memberikan penawaran menarik di awal namun berubah kemudian.



 

0 Comments

Posting Komentar