Simaklah 6 Jenis Investasi Terpercaya Dengan Profit Harian Yang Menguntungkan



Investasi adalah menyisihkan dana untuk dijadikan modal yang akan ditanamkan pada suatu usaha atau asset atau pada suatu perusahaan dengan harapan dapat memberikan keuntungan. Ada banyak jenis investasi yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan profit, dengan berbagai alternatif bentuk dan resiko.

Jika tidak memiliki dana besar carilah investasi terpercaya dengan profit harian yang bisa memberikan pengembalian dalam jangka waktu yang relatif cukup cepat. Ada beberapa alternatif investasi seperti ini di pasaran, tinggal memilih mana yang disukai dengan mempertimbangkan resikonya.

Jenis Investasi dengan Profit Harian

Ada beberapa jenis bentuk investasi yang bisa memberikan profit harian yang menguntungkan, tinggal mempelajarinya lebih teliti dan memilih yang paling sesuai sambil mempertimbangkan resikonya. Simaklah bahasannya berikut ini:

1. Emas

Emas adalah jenis investasi yang paling dikenal dan umum digunakan. Bentuk emas biasanya beragam misalnya perhiasan, logam mulia, emas batangan bahkan juga emas digital yang marak belakangan ini. Keuntungan berinvestasi dengan emas adalah mudahnya barang ini diperjualbelikan.

Bentuk emas yang terpopuler untuk investasi adalah emas batangan karena harganya cenderung stabil dan tidak sulit dijual jika dibutuhkan. Kemudian emas 24 karat dalam bentuk logam mulia 99,99 persen karena kemurnian lebih tinggi daripada emas perhiasan.

Kelemahan dari investasi emas adalah harganya yang cenderung fluktuatif dan bergerak lambat. Namun justru terkadang hal ini dimanfaatkan oleh para investor emas digital karena tidak perlu sibuk memegang dan membawa barang untuk melakukan jual beli.

2. Saham

Bentuk investasi terpercaya dengan profit harian lainnya adalah saham, yang merupakan bentuk penyertaan dana sebagai bagian kepemilikan pada suatu perusahaan. Kepemilikan saham bisa dalam bidang properti, asset perusahaan atau di bidang keuangan, tinggal memilih mana yang paling disukai.

Keuntungan berinvestasi saham adalah potensi pengembalian yang tinggi dan berkelanjutan, bisa mendapatkan pembagian keuntungan perusahaan dan memiliki wadah seperti BEJ untuk melakukan perdagangan dan likuiditas. Investasi ini juga fleksibel karena bisa dilakukan melalui aplikasi jadi mudah dipantau.

Kelemahan investasi ini adalah sifat fluktuatifnya, harus rajin memantau, adanya kemungkinan penjualan saham dengan harga lebih rendah (capital loss) dan adanya potensi merugi karena salah memilih saham. Saham perusahaan pun bisa beresiko jika perusahaan dilikuidasi atau merugi sehingga nilainya turun.

Memilih jenis saham membutuhkan kemampuan untuk membaca pasar dan melihat perkembangan perusahaan. Untuk itu pemantauan teratur harus dilakukan termasuk kemampuan melakukan evaluasi atas pergerakan pasar.

Melakukan trading saham dimulai dengan mempelajari ilmu dasar trading dan cara menganalisisnya. Lalu tentukanlah perusahaan sekuritas terpercaya, bukalah rekening dan menyetorkan dana investasi. Pilihlah sekuritas yang sesuai dan rajinlah memantau pergerakan pasar.

3. Deposito Berjangka

Investasi dalam bentuk deposito berjangka memiliki resiko lebih rendah dari saham tapi mendapatkan bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa. Resiko kerugian juga cenderung kecil karena dana yang disimpan dalam bentuk deposito dijamin oleh LPS jika Bank mengalami kerugian.

Deposito memiliki jangka waktu berbeda misalnya 3, 6 atau 12 bulan dengan tingkat suku bunga berbeda dan jika diinginkan periodenya bisa diulang. Perlu diingat bahwa deposito tidak bisa diambil jika belum jatuh tempo atau terkena sanksi dari Bank.

Kelemahan investasi ini adalah nilai investasinya tidak bertambah, rentan terhadap inflasi dan hasil imbal yang rendah jika dibandingkan dengan investasi saham.

Melakukan investasi deposito berjangka haruslah menggunakan jasa Perbankan untuk mengelolanya. Dengan banyaknya Bank yang menawarkan layanan ini, orang harus jeli melihat suku bunga yang ditawarkan, reputasi Bank itu sendiri dan perhitungan kebutuhan pribadi.

4. Reksa Dana

Investasi terpercaya dengan profit harian ini disebut investasi yang paling sederhana dan memiliki resiko terkecil. Reksa dana adalah kumpulan dana investasi yang diwujudkan dalam bentuk asset seperti saham, obligasi atau surat berharga.

Modal yang dibutuhkan untuk mulai berinvestasi reksa dana tidak besar, bisa dimulai dari Rp.50 ribu namun bisa ditingkatkan terus dengan penambahan modal. Atau juga dengan melakukan re-investasi dividen (keuntungan perusahaan) sehingga nilai investasi bertambah.

Kelemahan investasi reksa dana adalah adanya resiko rasio biaya yang terlalu tinggi, penyalahgunaan manajemen misalnya eksekusi perdagangan yang buruk, menjual yang kalah sebelum akhir kuartal. Kemudian adanya inefisiensi pajak juga pencairan keuntungan yang lambat.

Untuk memulai investasi reksa dana tentukanlah tujuan investasinya karena jenis reksa dana juga beragam, misalnya pendapatan tetap, pasar uang atau indeks. Setelah itu hitunglah biaya yang dibutuhkan dan mulailah membeli secara rutin walaupun dalam jumlah kecil.

5. Properti

Investasi jenis ini sudah sejak lama dilakukan orang atas kepemilikan tanah, bangunan atau sejenisnya karena investasi ini bisa dikembangkan menjadi bisnis yang menguntungkan. Misalnya tanah yang kemudian dibangun menjadi tempat usaha atau rumah sehingga bisa dijual dengan untung besar.

Bahkan jika tidak dikembangkan, nilai harga tanah cenderung naik dari waktu ke waktu, khususnya jika berada di lokasi strategis. Bangunan juga bisa perjualbelikan atau dialih-fungsikan untuk menaikkan nilainya. Misalnya rumah besar kemudian dibuat sekat untuk kamar kost.

Kekurangan dari investasi ini adalah tidak bisa dijadikan dana darurat cepat cair, membutuhkan modal besar, biaya transaksi yang tinggi, membutuhkan biaya perawatan dan bersifat lokal. Terkadang juga membutuhkan kejelian untuk melihat suatu lokasi apakah akan berkembang atau tidak.

6. Cryptocurrency: Bitcoin

Investasi bitcoin memang sedang marak belakangan ini walaupun sempat mendapatkan reputasi buruk. Sebenarnya investasi ini bisa sangat menguntungkan dan bisa dimulai dengan jumlah kecil kemudian dikembangkan hingga bisa memberikan keuntungan lumayan. Juga sudah dianggap menjadi alat pembayaran digital yang diakui.

Cara memulai investasi ini adalah dengan membuka akun di bursa bitcoin secara online, mendapatkan verifikasi KYC, melakukan deposit yang bisa dimulai dari Rp. 50 ribu. Kemudian memilih pasangan yang ditandingkan misalnya bitcon ke rupiah, hampir serupa dengan pembelian valas.

Barulah menentukan order atau jumlah yang akan dibeli untuk memulai transaksi jual beli. Sistem jual beli ini bisa dieksekusi langsung atau menunggu harga yang tepat. Penarikan dana bisa dilakukan dengan cepat melalui sistem transfer ke mata uang yang ditentukan sebelumnya.

Kekurangan investasi ini adalah fluktuasi yang tinggi sehingga harus serius melakukan pemantauan. Investasi Bitcoin diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi dan Kementrian Perdagangan, bukan OJK.

Dari sekian banyak jenis investasi terpercaya dengan profit harian dapat dibandingkan mana yang lebih sesuai untuk dipilih. Perkembangan terkini dengan mata uang crypto atau emas digital juga bisa dijadikan investasi yang disukai, khususnya oleh generasi muda.



 

0 Comments

Posting Komentar