Ulasan Soal Jika Kembali Ke Semester Lalu Dimana Anda Merasa Belum Optimal Mengasah Nalar

- Senin, 28 November 2022 | 15:15 WIB
jika kembali ke semester lalu dimana anda merasa belum optimal mengasah nalar (pexels.com/ Davyd Bortnik)
jika kembali ke semester lalu dimana anda merasa belum optimal mengasah nalar (pexels.com/ Davyd Bortnik)

 

Quena.id – Pertanyaan jika kembali ke semester lalu dimana anda merasa belum optimal mengasah nalar hanyalah salah satu dari berbagai pertanyaan yang ditanyakan dalam uji kompetensi. Biasanya dilaksanakan waktu penjelasan sebuah bahan ajar tuntas dijelaskan di kelas.

Untuk menjawab pertanyaan jika kembali ke semester lalu dimana anda merasa belum optimal mengasah nalar sebenarnya dapat diambil dari aneka sumber, bukan hanya dari buku pelajaran yang dipakai sekarang. Yang penting tetap berpegang dengan pedoman yang telah ditetapkan dalam kurikulum.

Baca Juga: Pemaparan Soal Apakah Makna Kata Kalpataru Dalam Bahasa Sanskerta?

Penjabaran yang disediakan bagi jika kembali ke semester lalu dimana anda merasa belum optimal mengasah nalar ini memang diringkas dari aneka sumber. Namun seluruhnya ditujukan agar menjadi informasi tambahan selain yang terdapat dalam buku pelajaran yang dipakai.

Dengan demikian para siswa memiliki alternatif sumber untuk menolong memahami materi yang dijelaskan. Juga menolong memperluas wawasan para peserta didik terhadap inti bahasan pengajaran tersebut.

Pertanyaan:

jika kembali ke semester lalu dimana anda merasa belum optimal mengasah nalar, kemampuan berpikir, dan mengembangkan kebutuhan batin murid anda, di materi apa anda mau mengajar kembali dan memperbaiki dengan cara apa?

Jawaban:

Saya ingin kembali mengajar mengembangkan kebutuhan batin murid saya. Saya akan mencoba membangun empati terhadap murid. Empati adalah pondasi dari semua interaksi hubungan antarmanusia. Mampu merasakan kondisi emosional orang lain membuat kita dapat membangun relationship yang akrab dengan orang lain.

Empati dipahami sebagai perasaan, pikiran, dan motif seseorang yang dapat dimengerti secara menyeluruh oleh orang lain. Disertai ungkapan penerimaan terhadap keadaan orang lain. Empati, baik untuk guru maupun peserta didik semakin diperlukan dalam pendidikan sebagai upaya mencapai keberhasilan proses pembelajaran.

Halaman:

Editor: Siti Juniafi Maulidiyah

Sumber: Brainly

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X