trending

Viral Ambulans di Jakarta Diduga Jadi Korban Prank DC, Dipesan Fiktif untuk Urusan Utang

Kamis, 16 April 2026 | 16:06 WIB
Viral ambulans di Jakpus dapat orderan fiktif diduga dari debt collector. ((Instagram/jakartapusat.info))

Quena.id - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan kru ambulans diduga menjadi sasaran prank oleh oknum debt collector (DC).

Dalam kejadian tersebut, pelaku disebut membuat pesanan palsu dengan tujuan agar tim ambulans datang ke lokasi untuk menagih utang seseorang.

Video yang beredar juga memperlihatkan reaksi kesal dari petugas ambulans karena merasa telah dipermainkan.

Kru Ambulans Sudah Menempuh Perjalanan Jauh

Dalam rekaman itu, tim ambulans terlihat sudah berada di sebuah kantor di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, sambil melakukan panggilan telepon dengan pihak yang diduga sebagai debt collector.

“Datang ke sini jauh-jauh ternyata nggak ada korban, jangan melecehkan medis, Pak,” ucap kru ambulans dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @jakartapusat.info pada Rabu, 15 April 2026.

Baca Juga: Viral Pencopetan di Bus TJ Arah Balai Kota Jakarta, Korban Hanya Bisa Pasrah Saat Ponsel Terlacak Dibawa OTK

“Bapak berarti udah ngerjain tenaga medis, udah melecehkan tenaga medis,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada Selasa, 14 April 2026, tim ambulans menerima permintaan untuk menjemput seseorang yang dikabarkan mengalami kejang.

Namun setelah tiba di lokasi, orang yang dimaksud tidak berada di tempat, dan justru muncul pesan dari pengorder agar segera melunasi utang.

Sempat Janji Bakal Ganti Rugi ke Tim Ambulans

Dalam percakapan yang terekam, terdengar pihak pemesan sempat berjanji akan mengganti biaya yang telah dikeluarkan tim ambulans.

“Bapak udah order ambulans ke kantor sini, pakai bensin, pakai tenaga, waktu. Ya silakan TF (transfer), saya tunggu,” ucap tim ambulans.

Namun, respons dari pihak yang diduga debt collector justru terdengar santai disertai tawa.

“Nanti saya TF (transfer), saya TF. Ada DANA? Ah nggak ada hehehe,” jawabnya sambil tertawa.

Petugas ambulans kemudian menegaskan bahwa hingga saat itu mereka belum menerima penggantian biaya sebagaimana dijanjikan.

Halaman:

Tags

Terkini