Air terjun ini tergolong baru, belum ada jalan menuju ke sana. Kamu harus melintasi persawahan, melintasi hutan, dan melintasi puluhan sungai.
Kamu membutuhkan waktu empat hingga enam jam berkendara dari desa terdekat. Ada banyak tempat indah untuk berfoto di sepanjang jalan.
Karena lokasinya yang terpencil, banyak petualang yang memutuskan untuk bermalam di camp sekaligus mengunjungi Bale Dalem.
Air terjunnya sendiri menakjubkan; besar, megah dan cepat. Hutan lindung memiliki suara alami burung dan ayam hutan. Ini adalah keindahan yang masih alami yang masih bisa kamu temukan di Lombok.
Lokasi : Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur.
Air Terjun Timponan
Air terjun ini sebenarnya relatif dekat dengan kota Mataram, ibu kota provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dengan kendaraan pribadi, Kamu akan menempuh waktu setengah jam dari Mataram ke desa Karang Bayan, desa terdekat dari Timponan.
Kemudian kamu harus berjalan-jalan di alam sekitar 1 jam setengah. Bagi pecinta alam, ini merupakan tantangan yang sulit ditolak.
Air Terjun Timponan memiliki ketinggian sekitar 50 meter. Airnya jatuh ke kubangan alami yang sejuk.
Di musim kemarau, aliran airnya tidak terlalu deras sehingga berenang, bahkan mandi tepat di bawah air terjun juga sangat aman.
Aliran air terjun ini juga indah, berkelok-kelok melintasi hutan belantara dengan pemandangan yang menakjubkan.
Lokasi : Desa Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat
Jadi, jika kamu sangat menyukai petualangan dan air terjun, kamun wajib melakukan wisata kaki Rinjani. Banyak petualangan menanti kamu di alam liar, sungai berliku, dan singkapan berbatu.
Tentu saja, hadiahnya berupa air terjun cantik yang tak kalah di Lombok. Tertarik untuk mengunjungi Sobat Quena?.***