Viral Dugaan Chat Orang Tua Mahasiswa FH UI Setelah Kasus Pelecehan, Harap Tak Dijatuhi Sanksi DO

photo author
- Rabu, 15 April 2026 | 15:09 WIB
Menyoroti viralnya dugaan grup chat orang tua mahasiswa FH UI usai anaknya terjerat kasus pelecehan. ((instagram.com/@cretivox))
Menyoroti viralnya dugaan grup chat orang tua mahasiswa FH UI usai anaknya terjerat kasus pelecehan. ((instagram.com/@cretivox))

 

 

Quena.id - Beredar luas tangkapan layar yang memperlihatkan percakapan dalam sebuah grup chat yang diduga berisi respons para orang tua mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) setelah anak-anak mereka terseret dalam dugaan kasus pelecehan seksual.

Isu ini mencuat setelah pengungkapan 16 mahasiswa FH UI dalam sidang internal kampus yang berlangsung pada Selasa, 14 April 2026.

Melalui unggahan Instagram @creativox pada Rabu, 15 April 2026, disebutkan bahwa kasus tersebut kembali menjadi perhatian publik, terutama setelah muncul dugaan keterlibatan orang tua para terduga pelaku dalam menyikapi situasi tersebut.

Dalam narasi yang beredar, isi percakapan grup tersebut dinilai menunjukkan sikap membela, melindungi, bahkan diduga berupaya menghambat proses penanganan kasus yang melibatkan anak-anak mereka.

Baca Juga: Viral Momen Guru SD di Sulteng Tunjukkan Siswa Bergegas Menyeberangi Sungai Saat Debit Air Naik

"Sorotan ini memicu diskusi luas mengenai peran orang tua dalam mendidik anak untuk bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan," tulis postingan tersebut.

"Dukungan keluarga seharusnya tidak menutup ruang keadilan, melainkan mendorong penyelesaian yang jujur, berpihak pada korban, dan memberi efek pembelajaran agar kasus serupa tidak terulang," tambahnya.

Lalu, seperti apa isi percakapan yang diduga berasal dari grup orang tua mahasiswa FH UI tersebut di tengah ramainya kasus ini? Berikut rangkumannya.

Dinilai Cenderung Menyalahkan Pihak Kampus

Sebagian warganet menilai tangkapan layar percakapan tersebut memperlihatkan kecenderungan orang tua untuk membela para terduga pelaku.

Beberapa pernyataan dalam chat bahkan menunjukkan sikap yang mengarah pada penyalahkan pihak yang pertama kali mengungkap kasus ini ke ruang publik.

Dalam isi percakapan yang beredar, tampak sejumlah anggota grup menyayangkan penyebaran kasus ke publik karena dianggap berdampak besar pada reputasi mahasiswa dan keluarga.

"Andai saja si penyebar lebih bijak, tidak langsung menyebarkan seperti ini," tulis salah satu anggota grup.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Septyna Feby Nurmala

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X