Dilaporkan, korban mengalami luka berat di bagian wajah akibat pecahan dari alat tersebut.
Korban Sempat Dilarikan ke RS
Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke RSUD Siak untuk mendapatkan perawatan medis.
Namun, korban dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama, Rabu, 8 April 2026.
Secara terpisah, Kepala Satreskrim Polres Siak, Raja Kosmos Parmulais, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan insiden.
Rakitan Berisi Bubuk Hitam-Plastik
Berdasarkan temuan awal, senapan rakitan tersebut tersusun dari beberapa bahan seperti plastik, potongan logam, serta bubuk hitam yang jenisnya masih belum diketahui secara pasti.
Raja menjelaskan bahwa bahan tersebut diduga menjadi salah satu faktor penyebab ledakan, namun kepastiannya masih menunggu hasil uji dari laboratorium forensik.
"Sampel sudah kami kirim ke Labfor Polda Riau," ujarnya sebagaimana dikutip dalam keterangannya, pada Minggu, 12 April 2026.
"Kami minta masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan keluar," tambahnya.
Hingga informasi ini disampaikan, kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam kejadian tersebut.
Hal itu mencakup aspek pengawasan serta prosedur keamanan selama pelaksanaan ujian praktik di sekolah.
Di sisi lain, sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna mengungkap penyebab pasti insiden yang menimpa siswa SMP di Kabupaten Siak, Riau tersebut.***