Viral Street Coffee Jembatan Kewek Yogyakarta Ditertibkan Satpol PP, Kursi Diangkut dan Lapak Ditegur

photo author
- Rabu, 15 April 2026 | 15:37 WIB
Satpol PP bubarkan street coffee di Kota Yogyakarta ((Instagram/humasjogja))
Satpol PP bubarkan street coffee di Kota Yogyakarta ((Instagram/humasjogja))

Quena.id - Jembatan Kewek di Kota Yogyakarta belakangan kerap dimanfaatkan sebagai lokasi berkumpul hingga tempat “ngopi” sementara setelah adanya pengalihan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Fenomena ini menjadi perbincangan luas di media sosial, hingga akhirnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Yogyakarta melakukan penertiban terhadap aktivitas street coffee di area itu.

Dalam video yang diunggah akun @humasjogja, terlihat petugas Satpol PP mendatangi Jembatan Kewek pada Selasa malam, 14 April 2026, dan membubarkan kerumunan yang berada di lokasi.

Street Coffee Jembatan Kewek Sudah Berulang Kali Muncul

Aktivitas street coffee di Jembatan Kewek ternyata bukan hal baru dan sudah beberapa kali terjadi.

“Menindaklanjuti laporan terkait kembali beroperasinya street coffee di kawasan Jembatan Kewek yang telah ditutup, Satpol PP melakukan penertiban lapak,” tulis keterangan pada unggahan tersebut.

Baca Juga: Usai Viral OTT Bupati Tulungagung, Terungkap Dugaan Tarif Jabatan dari Camat hingga Kepala Sekolah

Video yang telah ditonton lebih dari 930 ribu kali itu memperlihatkan petugas mulai merapikan kursi plastik serta mengangkut perlengkapan yang digunakan di lokasi.

Sebelum penertiban dilakukan, tampak sejumlah anak muda berkumpul dan duduk bersama di area jalan yang telah ditutup untuk kendaraan.

“Kawasan yang tidak digunakan bukan berarti dapat digunakan untuk aktivitas jual beli maupun yang memicu keramaian,” lanjutnya.

“Mari berjualan di tempat yang aman dan sesuai ketentuan, karena keamanan bersama adalah prioritas utama,” sambungnya.

Keluhan Warga karena Banyak Street Coffee

Jika melihat kolom komentar, banyak warga menyampaikan keluhan terkait maraknya street coffee yang kini menjamur, bahkan hingga memanfaatkan trotoar.

Beberapa komentar dari warganet seperti, “Yang di Kotabaru sekalian, nongkrong dan parkirnya sampai di badan jalan mengganggu arus lalu lintas dan ketertiban,” tulis akun @ami*****n

“Yang bilang nggak apa-apa, udah tanya warga sekitar belum? Pada keganggu, malam-malam bising dan pagi-pagi kotor banyak sampah,” tulis akun @adr****e

“Sekarang semua trotoar dibikin street coffee, tolong ditindak untuk hak pejalan kaki,” tulis akun @dap***2

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Septyna Feby Nurmala

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X