Viral Penumpang Whoosh Tahan Pintu Kereta di Padalarang, Diduga karena Barang Tertinggal

photo author
- Jumat, 10 April 2026 | 14:44 WIB
Penumpang Whoosh tahan pintu kereta karena barangnya tertinggal di peron.  ((Instagram/keretacepat_id))
Penumpang Whoosh tahan pintu kereta karena barangnya tertinggal di peron. ((Instagram/keretacepat_id))

Quena.id - Viral di media sosial sebuah aksi berisiko dari seorang penumpang yang mencoba menahan pintu kereta cepat Whoosh.

Dalam rekaman yang ramai diperbincangkan, terlihat seorang penumpang perempuan berusaha mengganjal pintu yang hampir tertutup.

Gerakan tubuhnya juga mengarah ke area peron, diduga karena ada barang miliknya yang tertinggal.

Baca Juga: Viral Video Siswa SMP di Sumbar Ujian TKA di Bukit, Picu Keprihatinan dan Dukungan Warganet: Anak-anak Hebat

“Seorang penumpang menahan pintu Whoosh yang akan berangkat karena barang tertinggal,” ungkap keterangan dalam unggahan @keretacepat_id, dikutip pada Jumat, 10 April 2026.

Insiden di Stasiun Padalarang, Keberangkatan Terlambat

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Stasiun Padalarang pada Selasa, 7 April 2026.

Kereta cepat dijadwalkan berangkat pukul 07.23 WIB, namun baru melaju pada pukul 07.25 WIB.

Dengan demikian, keberangkatan mengalami penundaan sekitar dua menit akibat tindakan penumpang tersebut.

Berpotensi Merusak Sarana Kereta

Tindakan menahan pintu secara paksa berisiko merusak fasilitas kereta cepat Whoosh dan dapat berdampak pada penumpang lain.

“KCIC mengecam tindakan tersebut dan mengimbau seluruh penumpang untuk tidak menahan pintu,” imbuh pihak Whoosh.

“Selain itu juga bisa menyebabkan kereta terlambat dan merugikan ratusan penumpang lain,” sambungnya.

Dalam penjelasan yang sama, pihak Whoosh juga mengingatkan adanya layanan Lost and Found apabila barang milik penumpang tertinggal di area stasiun.

Berdasarkan tanggapan di kolom komentar, disebutkan bahwa setiap barang yang tertinggal akan diamankan oleh petugas.

Beragam Respons Warganet soal Sanksi

Video yang telah ditonton lebih dari 190 ribu kali tersebut memicu beragam tanggapan dari warganet.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Septyna Feby Nurmala

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X