Sorakan kecaman dan luapan emosi terdengar dari berbagai sisi, mencerminkan kekecewaan mendalam atas dugaan tindakan yang terjadi.
Dalam video yang beredar, situasi sempat memanas ketika sejumlah peserta mencoba mendekat, merekam, serta menyampaikan kecaman secara langsung.
Meski para terduga pelaku masuk melalui jalur belakang, identitas mereka tetap terbuka dalam sidang internal tersebut.
Kondisi Persidangan Nyaris Ricuh
Dalam rekaman yang sama, terlihat pula dua orang yang diduga berasal dari kalangan civitas akademika.
Kehadiran mereka bertujuan untuk mengawal jalannya sidang sekaligus menjaga kondisi tetap terkendali ketika situasi mulai memanas dan hampir ricuh.
Pada momen tersebut, seorang perempuan yang diduga bertindak sebagai penengah tampak berusaha menenangkan massa.
Ia berupaya meredam ketegangan agar forum tetap berjalan tanpa terjadi eskalasi lebih lanjut.
Hingga saat ini, ke-16 mahasiswa tersebut telah dimintai keterangan, dan proses lanjutan terkait dugaan pelecehan ini akan diteruskan oleh pihak kampus sesuai prosedur yang berlaku.***